.jpg)
Bali, 28 Oktober 2026 – Daewoong Pharmaceutical (Co-CEO Park Seong-soo dan Lee Chang-jae) sukses menyelenggarakan “NMC EXCLUSIVE Global KOL Summit Bali 2026” pada 29–31 Oktober 2026 di Bali, Indonesia. Pertemuan ilmiah eksklusif ini menghadirkan para pakar medis terkemuka dari berbagai negara untuk berbagi pengalaman klinis dan membahas perkembangan serta masa depan penggunaan toksin botulinum dalam dunia estetika medis.
.jpg)
Sejak memperoleh persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) pada 2019, produk toksin botulinum Daewoong mencatatkan rata-rata pertumbuhan penjualan tahunan sebesar 57%. Hingga Juni 2026, penjualan kumulatifnya telah melampaui 1 triliun won Korea Selatan (sekitar Rp13,5 triliun). Seiring dengan perkembangan bisnis global tersebut, Daewoong Pharmaceutical menghadirkan NMC EXCLUSIVE sebagai program edukasi klinis tingkat lanjut yang dirancang khusus bagi para pakar medis yang berperan penting dalam pengembangan dan penerapan klinis toksin botulinum.
NABOTA Master Class (NMC) merupakan program edukasi unggulan Daewoong Pharmaceutical yang bertujuan meningkatkan kompetensi klinis tenaga medis sekaligus mendorong pertukaran pengetahuan dan pengalaman ilmiah di tingkat global. Sebagai jenjang tertinggi dari program tersebut, NMC EXCLUSIVE memiliki pendekatan yang lebih khusus dengan menghadirkan peserta terpilih, yakni para key opinion leaders (KOL) yang memiliki pengalaman luas dalam penggunaan toksin botulinum serta pengaruh besar di komunitas medis negara masing-masing.
Jika program NMC sebelumnya lebih berfokus pada peningkatan keterampilan klinis tenaga medis secara luas, NMC EXCLUSIVE dirancang sebagai forum pembelajaran tingkat lanjut bagi para pakar berpengalaman. Melalui program ini, peserta dapat saling bertukar pengetahuan klinis, mendiskusikan teknik perawatan yang lebih kompleks, serta bersama-sama membahas arah pengembangan penggunaan toksin botulinum di masa depan. Inisiatif ini sekaligus menjadi bagian dari strategi Daewoong Pharmaceutical untuk memperkuat daya saingnya di pasar estetika medis global.
Selama tiga hari penyelenggaraan, NMC EXCLUSIVE diikuti oleh 35 pakar medis terkemuka dari 11 negara yang mencakup Korea Selatan, kawasan Asia-Pasifik, Timur Tengah, dan Amerika Latin. Mengusung tema “SHAPED – SHAPING – WHAT'S NEXT”, pertemuan ini mengajak para peserta meninjau perjalanan dan pencapaian produk toksin botulinum Daewoong, membahas perkembangan klinis terkini, serta merumuskan arah pengembangannya bersama para pakar medis dunia.
.jpg)
Pada hari pertama, sesi “Global Treatment Consensus & Advisory Session” menghadirkan pakar medis dari Korea Selatan, Indonesia, Arab Saudi, Brasil, dan sejumlah negara lainnya. Para peserta berbagi pengalaman klinis dalam penggunaan toksin botulinum pada berbagai area perawatan, mulai dari kerutan wajah bagian atas seperti dahi, area di antara alis, dan sekitar mata, hingga otot rahang (masseter), wajah bagian bawah, leher, serta pembentukan kontur tubuh (body contouring).
Pembahasan kemudian dilanjutkan melalui diskusi kelompok dalam format roundtable, yang memungkinkan para peserta membandingkan kasus klinis dan teknik perawatan yang diterapkan di berbagai negara. Dengan menggabungkan pengalaman dan keahlian masing-masing, para pakar mendiskusikan secara mendalam pendekatan perawatan yang dapat menjadi acuan bersama dalam praktik klinis.
Memasuki hari kedua, kegiatan difokuskan pada edukasi klinis tingkat lanjut berbasis studi kasus dengan mengacu pada “R.E.A.L. Guidelines (Reference, Evaluate, Apply, Learn)”. Dr. Alexander Nassif dari Brasil membahas aspek anatomi wajah yang perlu diperhatikan dalam merencanakan perawatan menggunakan toksin botulinum, termasuk berbagai pertimbangan dalam pengambilan keputusan klinis.
Selanjutnya, dr. Anesia Tania, Sp.DVE, FINSDV, dari Indonesia membagikan pengalaman klinisnya dalam menerapkan NABOLIFT dan NABOGLOW, dua teknik perawatan khusus menggunakan toksin botulinum, dengan fokus pada area wajah dan leher. Dr. Yoon Chun-sik dari Korea Selatan memaparkan teknik penyuntikan toksin botulinum beserta berbagai pertimbangan klinis untuk area perawatan tertentu. Sementara itu, Dr. Hsin-Hung Chen dari Taiwan berbagi pengalaman dan kasus klinis terkait penggunaan toksin botulinum dalam penanganan migrain.
Rangkaian kegiatan juga mencakup sesi “NABOTA Global Vision & Future KOL Collaboration”. Dalam sesi ini, para peserta merangkum berbagai pembahasan penting selama pertemuan, mendiskusikan arah pengembangan perawatan menggunakan toksin botulinum, serta menjajaki peluang kerja sama ilmiah yang dapat dilanjutkan pada masa mendatang.
Selain mengikuti sesi ilmiah, para peserta turut mengunjungi BWork Uluwatu, ruang kerja bersama multifungsi (coworking space) milik Daewoong Group, serta NULOOK Clinic, klinik estetika medis yang mengusung pendekatan K-Beauty. Berbagai kegiatan jejaring (networking) juga diselenggarakan untuk mempererat hubungan antarpraktisi medis dan membuka peluang kolaborasi lintas negara.
dr. Anesia Tania, Sp.DVE, FINSDV, dari Indonesia, salah satu pakar medis yang berpartisipasi dalam pertemuan tersebut, menyampaikan, “Kegiatan ini menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi para pakar medis dari berbagai negara untuk saling berbagi pengalaman klinis dan teknik perawatan menggunakan toksin botulinum, sekaligus bertukar pandangan dari berbagai perspektif. Saya berharap kegiatan ilmiah internasional seperti ini dapat terus berlanjut, sehingga para tenaga medis dapat berkembang bersama dan menghasilkan teknik perawatan yang semakin efektif dan aman.”
Junsoo Yun, Head of NABOTA Business Division, Daewoong Pharmaceutical, mengatakan, “Seiring dengan semakin luasnya jangkauan produk toksin botulinum Daewoong di pasar global, kami terus membangun kepercayaan dan mempererat hubungan dengan para tenaga medis melalui pertukaran pengalaman klinis. NMC EXCLUSIVE menjadi kegiatan yang sangat berarti karena berhasil mempertemukan para pakar medis terkemuka yang berperan aktif dalam penerapan klinis toksin botulinum untuk mengikuti edukasi tingkat lanjut dan diskusi ilmiah yang mendalam. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kompetensi tenaga medis melalui program edukasi yang dirancang secara khusus, sekaligus memperkuat posisi Daewoong Pharmaceutical sebagai salah satu pemain utama di pasar estetika medis global.”
.jpeg)