DPI Media
Stay updated with our latest news and media
Dari Kampus ke Industri: Mahasiswa UGM Dapatkan Pengalaman Nyata CPOB di Daewoong Pharmaceutical Indonesia
Writer
Manager
February 2, 2026

Daewoong Pharmaceutical Indonesia (DPI) menerima kunjungan akademik dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui program Factory Visit ke fasilitas Kosmetik dan Sel Punca (Stem Cell) yang menerapkan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) pada 27 Januari 2026 di Cikarang, Jawa Barat. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 mahasiswa Fakultas Farmasi UGM yang didampingi para dosen, dan dilaksanakan dalam dua sesi terpisah.

Mahasiswa dan dosen Fakultas Farmasi UGM berfoto bersama di depan fasilitas manufaktur Daewoong Pharmaceutical Indonesia di Cikarang, menandai kolaborasi bermakna antara dunia akademik dan industri melalui program Factory Visit.

Kunjungan ini mencerminkan komitmen Daewoong Pharmaceutical Indonesia dalam mendukung pengembangan pendidikan serta memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan industri, khususnya di bidang farmasi, bioteknologi, dan terapi lanjutan. Selama lebih dari 20 tahun berkiprah sebagai mitra pertumbuhan tepercaya di Indonesia, Daewoong secara konsisten membangun kapabilitas dan berbagi pengetahuan sebagai bagian dari kontribusinya dalam memperkuat ekosistem kesehatan nasional melalui penyediaan solusi kesehatan terpadu yang berkelanjutan bagi pasien, tenaga kesehatan, dan masyarakat.

Mahasiswa Fakultas Farmasi UGM memperoleh wawasan langsung dari para ahli Daewoong Pharmaceutical Indonesia melalui pemaparan ilmiah yang menjembatani pembelajaran akademik dengan praktik manufaktur berbasis CPOB di lingkungan industri.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para peserta mengikuti sesi pemaparan ilmiah mengenai Terapi Sel Punca Lanjutan serta Kosmetik berbasis Teknologi Biomaterial. Materi disampaikan langsung oleh Manager Pharma Production 1 dan Manager Cosmetic Production Daewoong Pharmaceutical Indonesia. Melalui sesi ini, mahasiswa mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai proses produksi berbasis CPOB, mulai dari tahapan awal manufaktur hingga pengembangan produk bernilai tinggi yang memenuhi standar ketat keamanan, mutu, dan efikasi.

Setelah sesi pemaparan, para mahasiswa mengikuti site tour untuk melihat secara langsung fasilitas produksi Daewoong Pharmaceutical Indonesia yang telah menerapkan standar CPOB. Tur ini mencakup area produksi kosmetik, area produksi sel punca, serta laboratorium Quality Control yang dilengkapi teknologi mutakhir guna memastikan konsistensi mutu dan keamanan produk.

Mahasiswa Fakultas Farmasi UGM mengamati secara langsung salah satu fasilitas produksi Daewoong Pharmaceutical Indonesia berbasis CPOB, merasakan bagaimana proses manufaktur farmasi dijalankan secara sistematis dan terstandar di lingkungan industri.

Dosen Fakultas Farmasi UGM, Dr. apt. Fita Rahmawati, Sp.FRS, menyampaikan bahwa program ini memberikan manfaat yang sangat signifikan bagi mahasiswa. “Melalui kunjungan fasilitas ini, mahasiswa memperoleh wawasan baru mengenai bagaimana produk terapi lanjutan diproduksi di lingkungan CPOB dengan dukungan teknologi tingkat tinggi, pengetahuan yang tidak sepenuhnya dapat diperoleh hanya melalui pembelajaran di kelas,” ujarnya.

Dr. apt. Fita Rahmawati, Sp.FRS (kanan) menyerahkan cenderamata kepada Dian Cahyaningtyas (kiri), General Manager Factory and Operations Daewoong Pharmaceutical Indonesia, sebagai bentuk apresiasi atas terselenggaranya kegiatan.

Sementara itu, dosen pendamping lainnya, Dr. Sylvia Utami Tunjung Pratiwi, S.Si., M.Si., turut menyampaikan apresiasinya kepada Daewoong Pharmaceutical Indonesia. Menurutnya, kunjungan industri ini menjadi bekal awal yang sangat berharga bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja profesional, khususnya di industri farmasi dan bioteknologi.

Salah satu mahasiswa peserta, Aileen Jovita Irvana, mengungkapkan bahwa kunjungan pabrik ini merupakan pengalaman yang sangat berharga. “Saya sangat terkesan dengan teknologi canggih serta penerapan standar CPOB di fasilitas Daewoong. Materi yang disampaikan juga memberikan pemahaman baru tentang bagaimana teori yang kami pelajari di kampus diterapkan secara nyata di industri farmasi,” ujarnya. Hal senada disampaikan oleh Khaira Aliya Setiawan, mahasiswa lainnya, yang menilai kegiatan ini sangat membantu dalam menjembatani kesenjangan antara pengetahuan akademik dan praktik di dunia kerja.

Melalui inisiatif ini, Daewoong Pharmaceutical Indonesia kembali menegaskan komitmen jangka panjangnya dalam memperkuat ekosistem kesehatan Indonesia dengan menyiapkan talenta masa depan serta memperluas pemahaman mahasiswa mengenai penerapan standar CPOB di lingkungan industri. Ke depan, Daewoong akan terus membangun kolaborasi berkelanjutan dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia melalui berbagi keahlian, pengembangan kompetensi, dan dukungan terhadap kemajuan solusi kesehatan terpadu bagi pasien dan masyarakat.